Pagi itu, Ella sedang duduk di depan meja rias kamarnya. Memoles wajahnya dan berdandan secantik mungkin. Bersiap-siap untuk menghadiri reuni dengan teman-teman SMA nya. Saat sedang asyik berdandan, samar-samar wanita itu mendengar suara tangisan Noah dari. Menghentikan aktifitasnya, Ella berniat untuk turun dan mencari keberadaan putranya. Namun niatnya urung saat melihat jam dinding di kamarnya sudah menunjukkan jam setengah sepuluh pagi. Dan dia akan terlambat jika tidak segera bergegas. "Dad? Daddy?" seru Ella memanggil suaminya. Hening. Tidak ada jawaban. Hanya sesekali Ella masih mendengar suara tangisan Noah. Mengabaikan rasa khawatirnya, wanita itu segera beranjak menuju lemari pakaian. Kemudian menarik keluar dress warna hijau muda dari dalamnya. Memakainya buru-buru. Kemudi

