Bab 109 - Tidak Ingin Berpisah

1320 Kata

Cahaya mentari yang hangat menyinari Kota London. Walaupun telah memasuki musim panas, tetapi suhu udara di sekitar kota masih terasa sejuk. Selina terbangun dari tidurnya. Ia merasakan pergerakan kecil di belakang tubuhnya. Kedua netranya perlahan terbuka. Ia mengamati sepasang lengan besar sedang memeluk pinggangnya dengan erat dari belakang. Kepalanya menoleh ke belakang sejenak dan mendapati suaminya yang masih memejamkan matanya. Seulas senyuman indah di wajahnya mengawali pagi itu. "Reagan," panggilnya dengan suara serak khas orang bangun tidur. "Hem." Reagan meresponnya. "Ternyata kamu sudah bangun?" Selina kembali memalingkan wajahnya ke depan. Reagan hanya mengangguk lemah. Sebenarnya ia sudah terjaga dari tadi, tetapi masih bermalasan di atas tempat tidurnya. Ia masih ingi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN