Bab 76 - Keputusan Reagan

2347 Kata

Ketika keluar dari kediaman mertuanya, Selina mendapati Hans yang telah menunggunya di depan pintu utama. Asisten suaminya itu telah berada di sana sejak tadi pagi. Hans menyapanya dengan sopan. "Selamat pagi, Nona. Anda sudah mau berangkat ke hotel?" "Pagi, Tuan Miller," balas Selina mengangguk. Mengernyitkan keningnya dan melirik ke arah mobil yang berkaca jendela gelap tersebut. Seakan mengerti jalan pikiran Selina, Hans melengkungkan bibirnya ke atas dan langsung berucap, "Tuan Muda tidak ada di dalam, Nona. Beliau sedang ada urusan yang lain." "Ah, begitu?" balas Selina gugup dengan kedua pipi memerah. "Silakan masuk, Nona. Tuan muda yang meminta saya untuk mengantar Anda bekerja," terang Hans seraya membukakan pintu penumpang belakang untuk Selina. Selina tersenyum tipis kepada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN