Chris mengikuti Jenny masuk ke dalam ruangan kerjanya di lantai dua restoran tersebut. Setelah berada di dalam ruangan tersebut, ekspresi wajah wanita itu tiba-tiba berubah sendu. Jenny menangis terisak. Berjalan membelakangi Chris. "Sebenarnya apa yang kalian inginkan? Kenapa kalian melacak keuanganku?" tanyanya lirih. Chris menyeringai dingin. "Nona, saya rasa Anda tidak perlu berakting lagi," sindirnya. "Ikutlah bersamaku. Ada sesuatu hal yang ingin majikanku ketahui." "Apa maksudmu, Tuan? Saya tidak mengerti." Jenny berbalik memandangi pria yang sedang memberikan tatapan sinis kepadanya. "Apa yang ingin kalian ketahui dari wanita polos sepertiku?" Chris menyeringai tipis, lalu mendengkus remeh. "Sudah kubilang, berhentilah berakting. Nona Atkinson, air matamu hanya sia-sia belaka.

