Dirandra keluar dari kamar mandi bersamaan dengan perawat yang sudah kembali ke depan. Dirandra mengamati Kamini yang sudah duduk menyandar di kepala ranjang. “Kenapa wajahmu merona hmm?” tanya Dirandra dengan raut geli. Kamini yang kepergok sedang melamun kemudian menengadahkan wajahnya menatap Dirandra yang sudah mengganti pakaiannya dengan celana kolor dan kaos oblong. “Oh … emm. Itu kamu tadi yang membersihkan ituku dan memakaikan bajuku?” tanya Kamini dengan malu-malu, wajahnya semakin merona. Dirandra terkekeh lirih kemudian berbaring menyamping disebelah Kamini tangannya melingkari pinggang Kamini dan ia membenamkan wajahnya di pangkuan. “Iya aku dong, masa iya orang lain. Cuma kita yang ada di sini. Oh iya Kenzo juga,” terang Dirandra santai. Kamini memberanikan diri mengusap

