Chapter 39

1082 Kata

“Apalagi dia hamil begitu? Sebegitu pentingnya pekerjaannya sampai pulang saja dia nggak sempat. Nggak ingat dia dengan kehamilannya yang sempat lemah dulu,” tambah Tania. “Bunda sudah chat Yolanda belum?” tanya Burhan. “Sudah Yah, masuk sih tapi cuma di baca saja. Nggak ada sopan-sopannya jadi mantu. Gini nih kalau dapat mantu asal comot di klub. Males ah bunda ngurusin dia lagi, sebel banget.” Tania cemberut mengingat Yolanda yang sama sekali tidak membalas pesannya, Tania melirik putranya tajam. “Diran bunda sebenarnya nggak ingin bilang ini. Tetapi sebaiknya kamu ceraikan saja wanita itu. Bunda masih mampu kok mengasuh sepuluh bayi sekalipun, ya kan, Yah?” ucap Tania dengan menggebu-gebu. Amarah membuncah di dadanya. Seingatnya sepanjang pernikahan putranya dengan Yolanda. Yolanda h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN