39

1151 Kata

Sinar mentari menyembul dari balik celah pohon, angin bertiup lembut sementara tetesan embun terakhir di kelopak bunga mawar mulai mengering, aku tersenyum menyaksikan dari balik jendela kamarku yang luas. Pukul tujuh pagi, pelayan datang membawakan baju hadiah dari Nyonya rumah, calon mertuaku. "Silakan Nyonya Muda, ini baju gantinya, dibelikan Nyonya dari Prancis, semoga Nyonya Muda suka." "Oh, terima kasih Mbak," jawabku. "Nyonya menyuruh Anda turun jika anda telah selesai mengganti baju dan berhias rapi," balasnya. "Baik, terima kasih, Mbak," jawabku lagi. "Panggil aja saya Bu Lita, saya sudah melayani keluarga ini selama hampir dua puluh tahun," jawab wanita berblazer biru itu. "Iya, Bu." Tapi, kuperhatikan, pelayan-pelayan di sini tidak ada yang pakaiannya tidak rapi sepe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN