Bab 11: Teknik Abadi Ganda dan Hancurnya Formasi

1160 Kata
. Pertarungan Melawan Waktu dan Takdir Kota Kabut Hitam bergetar di bawah Formasi Pertahanan Nasional Kekaisaran. Lau Fan dan klannya hanya memiliki waktu 1 jam untuk menghancurkan tiga pilar energi Formasi yang tersebar di tiga lokasi terpisah, sementara Pangeran Long Wei (Abadi Level 4) mengawasi dari pusat kota. [Waktu Tersisa: 58 Menit.] "Yan Ji, Pilar Timur adalah yang terjaga paling ketat. Kau harus mengurus formasi pertahanan di sana, bukan pilarnya," perintah Lau Fan, suaranya dipancarkan melalui Ranah Abadi Level 10. Yan Ji mengangguk, auranya sebagai mantan Jenderal Kekaisaran Surgawi bersinar. "Perintah diterima. Saya akan menggunakan strategi kekaisaran lama untuk membingungkan mereka, Kepala Keluarga. Saya akan menembus pertahanan, bukan menyerang." "Yun Kai, Qing Mei! Kalian berdua yang paling cepat. Kalian ambil Pilar Utara dan Pilar Selatan. Hancurkan fondasi Qi-nya, jangan serang fisiknya!" Yun Kai (Pondasi Inti Puncak) dan Qing Mei (Ranah Dasar Puncak, Tubuh Pedang Abadi) melesat seperti kilat. Mereka adalah yang tercepat di klan, mampu memfokuskan serangan ke titik lemah yang ditunjukkan oleh Pembaca Aliran Qi (Kosmos) milik Lau Fan. Lau Fan menoleh ke Xia Yue, yang kini Ranah Abadi Level 1. "Kita ambil Pilar Utama, Xia Yue. Kita akan menggunakan Teknik kita. Ini adalah ujian pertama kekuatan Abadi ganda kita." Xia Yue mengangguk, tatapannya penuh tekad. "Aku siap, Kepala Keluarga." 2. Keintiman di Medan Perang Lau Fan dan Xia Yue bergerak menuju Pilar Utama, yang merupakan menara batu giok raksasa di pusat kota. Pilar itu memancarkan aura pertahanan terkuat, menahan tekanan Ranah Abadi Level 10 Lau Fan. "Pilar ini menolak serangan fisik," bisik Xia Yue. "Aku tahu. Kita akan menyerang fondasi spiritualnya," jawab Lau Fan. Mereka berdua bersembunyi di dalam kuil tua yang hancur di dekat menara. Waktu tersisa: 30 Menit. "Kita harus mengaktifkan Teknik Penempaan Tubuh Yin-Yang Abadi sekarang, dan mengarahkan gelombang energi Abadi yang sinkron ke Pilar itu," kata Lau Fan. Mereka duduk berhadapan. Lau Fan menatap Xia Yue. Ini bukan lagi tentang pernikahan, ini adalah tentang survival. Ia adalah Ranah Abadi Level 1. Aku harus menariknya ke puncak kekuatannya agar kita bisa berhasil. Lau Fan memejamkan mata dan mengaktifkan teknik itu. Aura Yin (Xia Yue) dan Yang (Lau Fan) mulai berputar di antara mereka. Lau Fan merasakan dorongan naluriah dari Ranah Abadi Level 10-nya. Lau Fan mendekat, menempelkan bibirnya ke bibir Xia Yue. Ini adalah Ciuman Penyatuan Abadi. Begitu terjadi sentuhan, Qi mereka meledak. Lau Fan merasakan Qi Surgawi Yin dari Xia Yue membanjiri Dantian-nya, membersihkan sisa-sisa energi kotor yang ditinggalkan Jiya. Xia Yue menerima Qi Yang Abadi Puncak dari Lau Fan, memperkuat Tubuh Surgawi Yin-Yang-nya. Tangan Lau Fan bergerak, menyentuh titik-titik meridian utama di sepanjang tubuh Xia Yue, memandu aliran Qi Abadi mereka agar sempurna. Sentuhan itu bukan lagi didorong hasrat duniawi, melainkan didorong kebutuhan untuk memurnikan dan menyinkronkan Ranah. Setiap sentuhan adalah penempaan ranah yang membuat Lau Fan dan Xia Yue mengerang menahan kekuatan spiritual yang luar biasa. [Peringatan System: Sinkronisasi Energi mencapai 99.9%. Teknik Penempaan Tubuh Yin-Yang Abadi mencapai Efisiensi Penuh.] [Ranah Host (Lau Fan) stabil di Ranah Abadi Level 10. Xia Yue Ranah Abadi (Level 1) → Ranah Abadi (Level 2)!] Dalam momen keintiman spiritual yang singkat dan intens itu, Lau Fan mencapai kestabilan total, dan Xia Yue melonjak satu level Ranah Abadi. Lau Fan memisahkan diri, napasnya tersengal. Wajah Xia Yue memerah, tetapi matanya memancarkan kekuatan yang baru. "Sekarang," bisik Lau Fan. "Hancurkan pilar itu!" 3. Serangan Sinkron dan Kejatuhan Formasi Lau Fan dan Xia Yue keluar dari kuil. Mereka menggabungkan kekuatan Abadi Level 10 dan Level 2 mereka, yang kini disinkronkan oleh Teknik Penempaan Tubuh Yin-Yang Abadi. "Tinju Yin-Yang Abadi!" Mereka berdua menghantam Pilar Utama secara simultan. Serangan itu bukanlah ledakan fisik, melainkan gelombang kejut energi Yin-Yang yang mengacaukan fondasi spiritual Pilar. Di saat yang sama: Pilar Utara: Yun Kai meluncurkan Serangan Pedang Puncak ke titik lemah yang sangat kecil. CRACK! Pilar Utara retak. Pilar Selatan: Qing Mei, dengan Tubuh Pedang Abadi, memancarkan aura pedang yang dingin, memotong dan menghancurkan fondasi Qi Pilar Selatan. CRACK! Pilar Selatan retak. Pilar Timur: Yan Ji tidak menyerang pilar. Ia menghancurkan Formasi Pembela Taktis yang melindungi pilar, menyebabkan pilar itu kehilangan perlindungan spiritualnya. KRUSHHH! Tiga pilar itu hancur dalam hitungan detik. Dan dengan serangan sinkron Lau Fan dan Xia Yue, Pilar Utama juga meledak menjadi debu Qi. [Selamat! Tugas Mendesak (Hancurkan Fondasi Formasi Pertahanan Nasional) selesai!] [Hadiah: Poin Misteri +10. Yan Ji Ranah Abadi (Level 1) → Ranah Abadi (Level 2)!] Seluruh Formasi Pertahanan Nasional Kekaisaran runtuh, menampakkan Kota Kabut Hitam yang diselimuti kekacauan. Ribuan tentara Kekaisaran panik. 4. Kekalahan Pangeran dan Pengambilalihan Pangeran Long Wei, yang menyaksikan formasi kebanggaannya runtuh, menjerit marah. Ranah Abadi Level 4-nya meledak. "Kau curang! Aku akan membunuhmu!" raung Pangeran Long Wei, menerjang ke arah Lau Fan. Lau Fan tersenyum dingin. "Langkah yang salah." Lau Fan mengaktifkan Pembaca Aliran Qi (Kosmos), melihat Benang Karma Pangeran yang diselimuti arogansi dan kemarahan. "System Skill: Pengkhianatan Takdir!" Lau Fan tidak menyerang Pangeran Long Wei. Ia mengarahkan Pengkhianatan Takdir ke gulungan emas yang baru saja digunakan Pangeran untuk mendeklarasikan perang. Gulungan emas itu tiba-tiba memancarkan cahaya redup, lalu meledak di tangan Pangeran Long Wei. Ledakan itu tidak membunuh, tetapi melukai Pangeran secara internal dan menghancurkan Dantian-nya, merenggut Ranah Abadi Level 4-nya. Pangeran Long Wei jatuh ke tanah, hanya tersisa manusia fana. Ia menatap Lau Fan dengan mata penuh horor. "Ini adalah harga untuk menyerang Klan Abadi," kata Lau Fan. Klan Lau segera bergerak. Yan Ji memimpin Yun Kai dan Qing Mei untuk melucuti senjata para prajurit Kekaisaran yang panik. Dalam waktu singkat, Kota Kabut Hitam sepenuhnya berada di bawah kendali Klan Lau. 5. Hook: Kemarahan Kaisar dan Keturunan Lau Fan berdiri di atas sisa-sisa Formasi Kekaisaran. Ia telah mengalahkan Pangeran dan mengambil alih kota. Luo Kang dan Bibi Ling segera datang untuk merawat Pangeran Long Wei dan beberapa tawanan penting. "Kepala Keluarga, ini adalah kemenangan mutlak!" seru Yan Ji, auranya kini Abadi Level 2 yang stabil. "Belum," kata Lau Fan, Ranah Abadi Level 10-nya memindai langit. "Kekaisaran Agung akan tahu. Kita baru saja membunuh Ranah Abadi dan melucuti Pangeran. Mereka akan mengirim kekuatan penuh." Tiba-tiba, Lau Fan merasakan perubahan mendalam di dalam Dantian-nya dan Xia Yue. [Peringatan System: System mendeteksi fluktuasi energi kosmik di dalam tubuh Istri Keturunan (Xia Yue).] [Selamat! Ikatan Keturunan Abadi berhasil. Keturunan Abadi sedang dalam proses Pembentukan Jiwa. Membutuhkan Ranah Host yang stabil.] Lau Fan dan Xia Yue saling menatap. Mereka berhasil. Keturunan Abadi sedang dalam perjalanan. Namun, di langit, sebuah Portal Dimensi Kekaisaran terbuka. Portal itu memancarkan aura jutaan prajurit. Dari portal itu, keluar seorang pria tua yang memancarkan aura Ranah Ascension (Ranah di atas Abadi)! Di tangannya, ia memegang tongkat kekaisaran. "Aku adalah Kaisar Agung Naga Langit," suara Kaisar itu menggema, memecah langit. "Siapa yang berani melukai Putraku, dan menghancurkan Formasi Negaraku?" "Lau Fan! Kau telah menandatangani surat kematian Klanmu! Aku akan memusnahkan setiap inci Wilayah Angin Dingin!" Kaisar Agung Naga Langit, Ranah Ascension, telah tiba, membawa murka dari seluruh Kekaisaran! Lau Fan (Abadi Level 10) harus menghadapi Kaisar Agung (Ranah Ascension), yang jauh melampaui kekuatannya!) ---
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN