Wangi sabun yang bercampur cologne milik Arga menyusup ke dalam indera penciuman Kiara. Gadis itu membeku, saat ujung jari Arga menyentuh tengkuknya. Semua serasa dingin dan lembab,persis seperti sensasi pantai saat siang. Panas, tapi serasa sejuk kemudian. Bukan hanya jantung Kiara, Arga pun harus mengumpulkan banyak keberanian untuk memulai semua itu. Selain takut adanya penolakan, Arga juga bingung kalau Kiara nantinya akan marah besar. Namun, gadis dalam dekapannya itu hanya diam dan memperlihatkan ekspresi tegang. Bisikan Arga tak pelak membuat pipi Kiara memanas. Cium? Cium katanya? Entah kenapa kalimat kurang ajar itu mampu memancing debaran tidak pantas dalam dadanya. Kiara malu karena secara sadar tubuhnya mudah tergoda. Apa ini yang disebut-sebut dengan ungkapan gadis murahan?

