Zhaira menghirup udara pagi yang terasa begitu sejuk begitu ia membuka jendela di pagi hari. Pagi ini, keluarga Fairel dan yang lainnya akan pulang ke Jakarta. Sedangkan Fairel dan Zhaira memutuskan untuk bulan madu di Raja Ampat saja. Meski awalnya Zhaira menginginkan bulan madu di Pantai Ora, tapi setelah dipikir-pikir, Minggu depan Fairel harus sudah mulai masuk kerja dan nanti akan capek di perjalanan saja. Toh, Raja Ampat juga sama indahnya dengan suasana di Pantai Ora. "Pagi, Neng Cantik." Zhaira tersentak kaget karena sebuah tangan melingkar di pinggangnya, siapa lagi kalau bukan Fairel, laki-laki yang telah mengucap janji suci kemarin di hadapan Allah. Laki-laki yang akan menjadi pelengkap disegala kekurangannya. "Ngagetin aja sih, Kang? Untung Zhaira nggak jantungan," ucap Zh

