Bab 46. Romansa Pagi

1362 Kata

Suasana canggung menyiksa Edeline yang berdiri di sebelah Elvis. Gadis cantik itu masih berdebar-debar, semburat rona merah di pipi masih setia menyelimuti. Padahal mereka sudah beralih tempat—sudah berada di dalam lift untuk menjenguk Shopia. Berbeda dengan Edeline, Elvis terlihat tenang tanpa beban ataupun rasa bersalah. Namun, sikap dingin seolah acuh masih ditunjukkan oleh Elvis. Seolah-olah hal itu dijadikan branding dari seorang Elvis Dalton. “Kau benar-benar mengizinkan aku bertemu Shopia, kan?” Tiba-tiba Edeline memprotes. Dia menyadari lantai tujuan mereka bukanlah lantai di mana ruangan ICU berada. “Shopia sudah dipindahkan ke kamar inap karena kondisinya jauh lebih stabil.” Edeline mengangguk-angguk sebagai tanggapan dari penjelasan singkat Elvis. Gadis cantik itu merasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN