“Penipu?” Edeline bersuara lambat, berusaha keras nadanya yang mengeja itu tidak mampu menyadarkan diri yang tidak salah mendengar. “A-apa ... apa maksudmu?” Elvis tertawa kesal mengejek Edeline yang dinilai berlagak polos. Mulutnya sudah bersiap memuntahkan kalimat-kalimat kejam yang dipastikan menyadarkan Edeline dengan begitu sadis. Akan tetapi, Elvis terhalangi oleh Shopia yang merengek. Di mana suara tangisannya yang merengek itu bergesak sakit di gendang telinga dan menambah gelora dalam kemarahan Elvis. Selain itu Elvis telah memikirkan hal lain. Mereka ada di luar, Elvis tidak ingin memicu keributan apalagi perhatian dari para tetangga. Tanpa menunda-nunda, pria itu mengabaikan Edeline dan menepis kasar tangan Edeline dari lengannya yang berotot. “Bawa Shopia ke rumah!” Elvis m

