“Kau tidak bercanda, Elvis?” Rebecca langsung menyerang Elvis ketika mereka keluar dari ruangan dingin itu. Elvis hanya tersenyum tipis, tak langsung membenarkan perkataan Rebecca yang menanti jawaban. Bersama dengan Glenn yang kebingungan, Elvis mengajak Rebecca untuk beralih ke tempat yang nyaman, yaitu ruangan kerjanya. “Jawab pertanyaanku, Elvis! Kau benar-benar akan mendonorkan hatimu pada Shopia?” Rebecca sudah mendesak karena tak sabar. “Dia mau mendonorkan hatinya untuk Shopia?” Glenn mengulangi karena cukup terkejut mengetahui. “Kalian tidak percaya padaku?” sahut Elvis merasa tersinggung, tetapi di wajahnya tidak menunjukkan kemarahan sedikit pun. “Bagaimana kami tidak percaya?” Glenn menyambut cepat. “Kau penjahat kejam nomor satu di dunia dalam hidup Shopia,” lanjutnya men

