“S-saya juga senang bisa bertemu dengan Anda, Tuan Simon.” Edeline yang bersuara gugup begitu jelas menunjukkan bahwa dirinya sangat terkejut. Dia pun setengah panik dan cukup bingung berhadapan dengan Simon. Edeline ingat bahwa Simon bukanlah orang biasa. Pria itu merupakan petinggi eksekutif di sebuah perusahaan. Selain itu yang terpenting, Simon merupakan orang penting di kehidupan Elvis. Keberadaan pria itu di sana sudah pasti akan bertemu dengan Elvis. Edeline harus menjaga sikap. Dia menjaga diri untuk tidak melakukan kesalahan pada orang-orang yang terhubung dengan Elvis. Sehingga Edeline merasa tidak layak untuk bersikap santai kepada Simon seperti saat pertemuan pertama mereka. “Tuan Simon? Kenapa kau memanggilku seperti itu?” tanpa diduga Simon memprotes. “Ah ... itu ... saya

