Fania menatapa jalanan dari dalam mobil yang kini membelah jalanan padat di sevilla, salah satu kota dalam negara spanyol itu. Tak lama mobil itu mulai meninggalkan jalanan ramai hingga memasuki jalanan yang sepi, dimana di setiap jalanan hanya terdapat pagar pembatas dengan sedikit tanaman - tanaman di belakang pagar tersebut. Neina yang sedaritadi hanya diam mengamati semuanya dengan takjub itu terlihat cukup bersemangat melupakan beberapa kejadian yang lalu bahkan bibinya yang beberapa menit hinggap di kepala miliknya. Berbanding terbalik dengan Neina, Fania hanya diam memandang jalanan tidak menunjukan ekspresi apapun. Matanya hanya terus menatap keluar jendela tetapi pikirannya sedang berada di tempat lain. Semenjak ucapan Reycard beberapa jam lalu dirinya tidak bisa berhenti

