"Assalamualaikum, Bu." "Bu Listya gimana sih kenapa nilai anak saya jadi ada delapannya. Padahal, Ibu udah saya bayar lebih tinggi dari guru Les yang lain biar Ibu ngajarin anak saya yang bener. Selama dia lagi sama saya itu enggak pernah ada nilai delapan di rapot anak saya," ucap Mamanya Adinda langsung menyeloteh. Bu Listya hanya tetap tersenyum tapi Adinda langsung mendekat ke samping Bu Listya. "Mama ini bukan salah Bu Listya. Waktu ngerjain emang Adinda lagi pusing aja jadi enggak bisa fokus." "Emang berapa nilai kamu waktu uas kemarin. Mama enggak tanya kamu juga diem aja enggak bilang sama Mama," ucap Bianca—Mama Adinda. "Emhhh ... anu, Ma." "Anu apa? Pasti jelek kan makanya enggak dikasih tahu Mama. Mentang-mentang Mama lagi sibuk di sini kamu malah seenaknya." Adinda mengge

