PENYESALAN

1252 Kata

Adinda semakin hari semakin pendiam . Orang-orang terdekatnya selalu direbut paksa oleh Mamanya . Sejak kejadian nilainya turun But Listya benar-benar dipecat oleh Mamanya . Sejak saat itu pula Adinda semakin murung . “ Dindaa besok kamu udah mulai ujian Nasional loh , kamu udah mulai belajar atau belum ? “ tanya Mamanya saat Adinda baru pulang ke rumah . “ Iya , Ma . “ Adinda menjawab seadanya lalu masuk ke dalam kamarnya . . . . . Keesokan harinya lagi dia baru pulang dari tempat Les Mamanya belum menyuruhnya makan tapi malah disuruh menyelesaikan tugas lagi . “ Kamu lanjutin tugas yang tadi di tempat Les . Tadi , kamu belum selesai 'kan ? Mama mau masak nanti setelah Mama masak harus udah selesai . “ “ Iya , Ma . “ Muka Adinda sudah pucat . Dari pagi dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN