Tak berapa lama Jared kembali dengan satu gelas minuman hangat untuk mereka minum berdua. "Kemari lah!" panggil Mara yang masih berada di atas ranjang. Jared meletakkan gelas minumannya di atas meja nakas kemudian kembali ikut naik keatas ranjang untuk menyusul Mara. Jared membelai helaian rambut Mara yang tergerai di atas bantal. Wanita itu hanya bergelung selimut kusut, sangat cantik dan tidak pernah membuat Jared bosan untuk memandanginya. "Apa kau sakit, Jared?" tanya Mara tiba-tiba dengan telapak tangan balas membelai rahang pemuda itu. "Kau punya banyak kapsul." Alis Jared langsung berkerut, agak terkejut jika Mara sudah memeriksa isi lacinya. Meski Jared tidak berniat menyembunyikannya tapi dia hanya tidak biasa membahas hal seperti ini dengan siapapun. "Jangan tanya bagaimana

