"Maaf pak, pak Rain sudah di depan" Seorang sekertaris memberitahu pada Dion bahwa anaknya itu sudah ada di depan ruangannya. "Suruh dia masuk" Pintanya. Rain memasuki ruangan ayahnya dan mengambil duduk di sofa ruangan itu. "Ilham" Panggil ayahnya. Mata Rain menyorot tajam saat ayahnya memanggilnya dengan nama itu. Rain tidak suka jika Dion memangilnya dengan nama 'Ilham' karena itu mengingatkannya pada hal yang dilakukan Dion pada ibunya dulu. "Aku tidak suka ayah memanggilku dengan nama itu" Tegasnya. "Jadi kamu masih berhubungan dengan wanita itu?" Todong Dion tak menggubris protes Rain sebelumnya "Wanita itu punya nama" Sahut Rain tanpa menoleh pada ayahnya. "Ck, namanya terlalu bagus untuknya" Cela Dion. "Memangnya kenapa kalo aku masih memiliki hubungan dengan Erika?" Tanya

