Baru saja sampai teras, dari kejauhan Rain sudah melihat dua orang sedang berjalan ke arah rumahnya yang salah satu dari dua orang itu adalah Nara. Namun siapa laki-laki itu? Tatapan Rain tertuju pada Reyhan yang baru datang bersama Nara untuk mengantarnya. Jelas saja tatapan itu bukan tatapan yang bersahabat, tapi tatapan seorang laki-laki yang marah ketika wanitanya bersama orang lain. "Dari mana?" Tanya Rain langsung setelah mengalihkan pandangannya pada Nara. "Meregangkan kaki sebentar" Jawab Nara sembari sesekali melirik takut. "Masuk!" Perintah Rain dengan dingin. "Jangan marah pada Reyhan Rain, dia cuma mengantarku pulang karena aku tidak hapal jalan ke sini tadi" Pinta Nara menatap Rain. "Masuk Nara!" Perintah Rain lagi tanpa menatapnya. Dengan sedikit khawatir Nara masuk ke

