Hari-hari Alwa terasa berbeda dari hari-hari sebelumnya. Jika dulu sewaktu masih berpacaran, dia nyaris seperti jomblo saking punya pacar kelewat cuek --perihal kabar-mengabari-- seperti Fahri. Namun sekarang, lelaki yang satu itu seperti pengawalnya, penguntitnya, pemerhatinya, penggemarnya, dan peran berimbuhan pe-nya yang lainnya. Seperti sekarang ini. Fahri merengek-rengek via video call, mengatakan jika dia merindukan Alwa. Padahal baru lima hari ia di Flores, masih tersisa sembilan hari lagi. "Kok kamu jadi cheesy gini sih, Bang?" "Tanya aja sama hati aku yang nggak bisa nyelow kalau kangen sama kamu. Oke, boleh kamu bilang aku lebay dan semacamnya, tapi tahu nggak? Ini tuh semacam karma, aku ngerasa kayak Bayi yang dijauhkan dari Ibunya. Pengin mimi cucu nggak tahu ke siapa__ha

