"Assalamualaikum ma," ucap Azka pada mamanya.
"Waalaikumussalam, sayang tumben udah pulang?" Balas mama Azka.
"Ayo masuk!" ajak Azka pada kayla.
"Iya ma lagi gak ada kegiatan mangkanya Azka pulang cepet! oh iya ma kenalin teman Azka, dia yang mau membantu azka selama mau ujian," ujar Azka.
"Assalamualaikum Tante," sapa Kayla sambil mencium tangan Mama Azka.
"Waalaikumussalam sayang sini-sini silahkan duduk," ujar mama Azka.
"Iya Tante terimakasih," balas Kayla.
"Kalau gitu saya buatin minum dulu ya," seru mama Azka.
"Eh gak usah repot-repot Tan," ujar Kayla.
"Gak repot kok bentar ya," seru mama Azka
"Eh iya Tan," balas Kayla. Lalu mama Azka pergi menuju ke dapur untuk membuat kan minum Kayla.
"Gue ganti baju dulu Lo tunggu sini," Ujar Azka.
"Iya," balas kayla. Sembari menunggu Azka kayla pun mengeluarkan buku yang dia pinjam dari perpustakaan tadi dan mempersiapkan kertas serta bolpoin nya. Tak lama kemudian mama Azka datang dengan membawa nampan berisi minuman dan cemilan.
"Ini nak dimakan dan diminum dulu!" seru mama azka sambil menaruh minuman dan cemilan tersebut dimeja.
"Eh iya Tan terimakasih," ujar kayla.
"Iya nak kalau gitu Tante tinggal dulu ke dapur ya," ucap mama Azka.
"Iya Tan," balas kayla kemudian mama Azka pergi meninggalkan kayla sendiri diruang tamu.
"Azka kalau dirumah sama disekolah beda ya, kalau disekolah dingin cuek nakal plus nyebelin tapi kalau dirumah kek nya anak nya manja penurut dan kayaknya juga baik mungkin ada sesuatu hal yang bikin sifat dia dingin dan nakal tapi apa ya? Eh bentar kok gue jadi kepo sama hidup dia sih? Tau dah pusing gue," bisik Kayla pada dirinya sembari menggeleng geleng kan kepalanya.
"Napa Lo?" seru Azka yang menghampiri Kayla.
"Gak gue gapapa," balas kayla sambil membuka bukunya.
"Oh diminum dulu tuh minuman!" ujar Azka lalu duduk di sofa dekat kayla.
"Ya," balas Kayla lalu mengambil minuman yang telah disediakan oleh mama nya Azka.
"Hari ini mau belajar apa?" Tanya Azka to the poin.
"Tadi gue pinjam buku ini di perpustakaan gue harap Lo nanti mempelajarinya dan mencoba mengerjakan soal-soal yang ada disitu! jika Lo ada kesulitan boleh tanyakan sama gue" seru kayla.
"Oke gue akan coba pelajari soal-soalnya mulai dari mapel matematika dulu," Ujar Azka lalu mulai menjawab soal-soal yang ada dibuku.
"Silahkan," seru kayla kemudian membuka buku matematika punya Azka.
"Eh bentar ini beneran nilai ulangan matematika lo dapat 40?" Ucap Kayla terkejut sambil menunjukkan bukunya Azka.
"Hmm," balas Azka yang masih fokus sama soal-soalnya.
"Sumpah dah padahal ini kan soal yang paling mudah masak lu gak bisa sih?" ujar Kayla.
"Mudah apaan semua soal matematika itu sulit gak ada yang gak mudah!" kesal azka.
"Lo nya aja yang gak mau belajar! coba aja belajar pasti akan jadi mudah soal sesulit apapun," balas Kayla kemudian melanjutkan melihat-lihat buku Azka.
"Yaya Lo bisa omong gitu karna Lo udah pintar kan," ujar Azka.
"Semua orang itu bisa asal mereka mau berusaha dan berkerja keras!" seru kayla. Namun tak ada sahutan lagi dari Azka hingga keheningan pun menemani mereka. Tak lama kemudian Azka telah usai mengerjakan soal-soal nya.
"Nih dah selesai!" ujar Azka memberikan bukunya.
"Wih hebat cepat amat dah," seru kayla kemudian melihat hasilnya.
"Eh buset dari 20 soal yang benar hanya 3 kok bisa ini gimana ceritanya kan ini soalnya pada mudah Azka," seru kayla.
"Mudah apaan orang sulit semua," balas Kayla.
"Kan tadi gue udah bilang sama Lo kalau Lo ada yang gak paham nanti Lo bisa tanya sama gue kan!" ucap kayla sabar.
"Hmm," ujar Azka.
"Ih gini-gini sekarang gue terangkan dulu rumus nya dan gue kasih satu soal nanti Lo coba mengerjakan," pinta Kayla.
"Ya cepetan!" seru Azka.
"Ya sabarlah," kesal Kayla.
"Jadi gini ini fungsi limit memiliki beberapa sifat, diantaranya
Dalam mengerjakan soal seperti ini juga ada beberapa macam metode diantaranya, metode subtitusi, metode pem faktor an, dan lain-lain, kalau gue sih biasanya lebih memilih metode pem faktor an karena menurut gue itu lebih mudah, sekarang akan gue kasih satu contoh soal dan gue harap Lo mau memperhatikan nya! dan gue gak akan ngulang lagi semisal Lo gak serius.
Jadi itu satu contoh buat Lo sekarang gue mau Lo ulang semua jawaban Lo tadi yang salah," jelas kayla panjang lebar.
"kenapa gue harus ngulang lagi kan gue juga capek tinggal Lo benerin Napa sih!" ujar Azka.
"Kok jadi gue sih! gue kan disini hanya sebagai tutor Lo! jadinya Lo yang harus nurut sama gue! kalau Lo gak mau oke gak papa gue gak maksa dan sekarang gue mau pulang" kesal Kayla kemudian hendak pergi namun dicegah oleh Azka.
"Sini gue kerjain lagi, Lo duduk!" seru Azka menarik tangan Kayla untuk duduk kembali.
"Silahkan kerjakan, dan gue harap yang gue ajarin tadi Lo paham!" ujar kayla.
"Yaya," balas Azka kemudian mulai mengerjakan lagi soal-soal tadi. Dan Kayla memutuskan untuk mengecek hp nya dan mengabari bunda nya jika dia telat untuk pulang ke rumah.
"Kalau jadi tutor itu fokus sama yang diajarin bukan malah main hp," sindir Azka.
"Kerjain tuh yang bener jangan ngurusin orang lain!" balas Kayla.
"Serah Lo deh," ujar Azka.
Jam sudah menunjukkan pukul 18.30 wib namun mereka masih belajar diruang tamu namun tak lama kemudian tiba-tiba mamanya Azka datang menghampiri mereka untuk mengajak mereka makan malam.
"Eh sayang makan dulu yuk ajak juga teman kamu juga!" ajak mama Azka
"Iya ma ayo, Kay makan dulu!" ajak Azka.
"Eh gak usah ka gue juga mau pamit nih, lagian udah malam ntar pulang nya takut kemalaman dan dicariin bunda," seru kayla.
"Makan dulu kasian mama udah masakin," ujar Azka
"Eh yaudah iya," balas Kayla merasa tak enak hati kalau harus menolak. Merekapun menuju ke meja makan untuk makan malam.
"Sini sayang! anggap aja rumah sendiri nak jangan malu-malu," ucap Mamanya azka
"Panggil kay aja Tante," ujar Kayla
"Yaudah Kay sekarang makan dulu yang banyak jangan malu-malu," ucap mama nya Azka sembari menyiapkan piring buat mereka
"Iya Tan," balas kayla
Suasana makan malam pun kemudian menjadi sunyi hanya ada suara dentingan sendok yang bersentuhan dengan piring.
Setelah selesai makan kayla pun berniat untuk pamit karena waktu sudah malam.
"Tante makasih banyak atas hidangan nya dan maaf sekali saya harus pamit karena waktu sudah malam dan nanti takut dicari ayah dan bunda," pamit Kayla
"Yaudah Kay hati-hati dijalan ya, oh ya kamu pulang nya naik apa? Tanya mama Azka
"Nanti pesan ojek online Tan," jawab Kayla
"Eh gak usah, lebih baik kamu diantar sama Azka kan gak baik perempuan keluar malam sendirian," ucap mama azka.
"Eh gak usah Tan, udah biasa kok akunya," kata Kayla.
"Tidak Kay kamu diantar sama Azka aja, nanti tante gak tenang kalau kamu pulang sendirian," ujar mama Azka.
"Biar gue yang antar lagian lo kesini kan sama gue, jadi gue punya tanggung jawab atas Lo! kalau Lo nanti kenapa-napa yang ada gue yang disalahin," ujar Azka.
"Iya Kay apa yang Azka ucapkan benar," ucap mama Azka.
"Eh yaudah iya Tan, yaudah Tan aku pamit dulu assalamualaikum," ucap Kayla sambil mencium tangan mama nya Azka.
"Waalaikumussalam, jangan lupa main kesini lagi," ujar mama Azka.
" Iya Tan," balas kayla
"Yaudah ma aku pamit dulu," ucap Azka mencium mamanya dan pergi menuju garasi tempat motor nya terparkir.
"Cepetan naik," seru Azka.
"Iya bentar sabar Napa!" ujar Kayla sembari naik ke motor Azka.
"CK lama!" seru Azka.
"Udah, tapi Lo bawa motor nya jangan ngebut kayak tadi, gue masih ingin hidup!" ucap Kayla.
"Hmm," seru Azka lalu menjalankan motornya. Disepanjang perjalanan hanya sunyi yang menemani mereka, mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing.
"Gue gak tau rumah Lo," ujar Azka.
"Nanti habis belokan itu ke kanan terus lurus," balas Kayla. Namun hujan datang dengan tiba-tiba membuat Azka segera menepikan motor nya mencari tempat untuk berteduh karena tidak mungkin jika dia tetap melanjutkan perjalanan nya karena hujannya sangat deras.
"Ih basah nih! mana hujannya deras lagi bisa-bisa sampai rumah kemalaman, eh Lo nganterin gue nya sampai sini aja biar gue pulang nya jalan kaki gue ada payung kok," seru kayla menepis-nepis kan bajunya.
"Tunggu reda hujannya Napa sih! lagian percuma juga Lo bawa payung ntar juga basah kehujanan," balas Azka. Kayla pun akhirnya memutuskan untuk menuju reda namun bukannya reda hujan makin bertambah deras dan hawa dingin pun mulai menyelimuti tubuh Kayla.
"Huh," seru kayla sambil mengusap usapkan tangannya agar muncul kehangatan. Azka yang melihat kayla kedinginan sontak melepaskan jaketnya dan memberikan nya kepada Kayla, walau bagaimanapun dia juga mempunyai rasa kasihan terhadap perempuan ditambah badan Kayla yang menggigil dan mulut yang mulai membiru semakin membuat Azka merasa iba.
"Nih pakai Lo kedinginan kan!" ujar Azka.
"Gak usah gue gapapa kok Lo aja yang pakai," balas Kayla.
"Udah jangan bohong tuh bibir Lo udah mulai membiru," ujar Azka.
"Em yaudah deh gue pakai jaket Lo," seru kayla. Setelah beberapa lama hujan pun reda Azka dan kayla memutuskan untuk melanjutkan perjalanan nya.
"Dah reda kita pulang yuk!" ajak Kayla.
"Ya," balas Azka Kemudian menghidupkan motor nya. Dan kayla pun segera menaiki motor Azka dan Azka pun melajukan
kan motornya.
"Eh tuh rumah gue!" seru kayla menunjuk sebuah rumah besar. Dan Azka pun berhenti didepan rumah tersebut.
"Makasih udah nganterin gue mau mampir dulu gak? Oh iya jaket kamu besok gue kembali on kalau udah gue cuci" ucap Kayla.
"Hmm gak usah gue langsung pulang," balas Azka kemudian pergi meninggalkan kayla.
"Ih nyebelin banget sih kadang baik kadang bikin emosi mau nya apa sih!" pinta Kayla masuk kedalam rumahnya.
"Assalamualaikum," seru kayla.
"Waalaikumussalam, sayang kok baju kamu basah kamu habis hujan-hujan ya?" Ujar bunda Kayla.
"Hehe iya bun!" balas Kayla.
"Yaudah habis ini mandi bersih bersih terus makan," ujar Bunda Kayla.
"Aku tadi udah makan di rumah temen Bun!" ucap kayla.
"Oalah gitu ya, yaudah habis mandi bersih bersih terus tidur ya jangan begadang nanti sakit," ujar bunda Kayla
"Baik Bun selama malam bunda," ucap kayla sambil mencium bunda nya
"Malam kembali sayang," balas bunda.
Kayla pun naik ke atas dan menuju kamarnya untuk mandi dan bersih bersih lalu tidur karena hari ini dia lumayan capek dan kepalanya juga sedikit pusing.