Sementara Kayla saat ini sedang berada di UKS sehabis dia menangis di taman tadi dia memilih untuk pergi ke UKS hanya untuk menenangkan diri sendiri istirahat karena hari ini dia benar-benar sangat capek sekali apalagi memikirkan permasalahan dia dengan Aska tadi.
"Lebih baik gue di sini dulu untuk menenangkan pikiran gue daripada gue harus kembali ke kelas tapi malah pikiran hue nggak fokus sama pelajaran sama aja," seru kayla sembari berbaring di ranjang UKS Sebenarnya dia tidak sakit cuman sedikit pusing saja.
Tapi ketika dia hendak memejamkan matanya tiba-tiba ponselnya berdering dia pun lalu mencari keberadaan rontgen-nya telah mendapatkannya dia pun mengecek siapa yang menelpon dia dan ternyata yang menelpon dia itu adalah bela temannya.
"Bila kenapa nelpon gue oh iya astagfirullah pasti mereka berdua nyariin gue secara Kan dari tadi aku tidak mengabari mereka kalau semisal gue ada disini lebih baik sekarang aku angkat teleponnya aja daripada nanti mereka berdua malah pada ngomel-ngomel nggak jelas aku malah jika harus mendengarnya," tutur Kayla lalu dia pun mengangkat teleponnya.
"Halo bel ada apa?" tanya Kayla pura-pura enggak mengerti.
"Kok lu malah tanya ada apa itu sadar nggak sih kalau semisal dari tadi kita itu nyariin lo dan sekarang lu tanya ada apa sumpah kayak lo itu bener-bener ngeselin tahu," omel bela di seberang sana.
" Hehehe maaf gue lagi di UKS sedang istirahat sejenak kalian berdua nggak usah khawatir gue nggak papa kok dan kalian berdua nggak perlu ke sini kalian masuk ke kelas saja," jelas Kayla yang tidak mau merepotkan kedua temannya.
"Emang lu kenapa kok di UKS? apa lu sakit? lu itu udah bikin kita khawatir tahu mana lo enggak ada kabar lagi dan sekarang tiba-tiba ada di UKS, udah lebih baik sekarang kita samperin lu aja lo di sana jangan ke mana-mana," tutur bela.
"Gue kan udah bilang kalau gue itu nggak kenapa-napa jadi kalian nggak usah ke sini kalian masuk ke dalam kelas aja nanti kalian malah jadi ikut bolos kalau dimarahin sama guru gimana?," ucap Keyla.
"Biarkan saja lagian kita berdua dari tadi juga udah tanggung kalau semisal harus masuk ke dalam kelas nanti yang ada malah dimarahin sama guru karena telat masuk nya lebih baik sekarang gue dan Sarah UKS samperin lu karena kita berdua hawatir dengan keadaanmu udah lu nggak usah protes lu diem di sana jangan ke mana-mana sebelum kita sampai," jelas bela.
"Emangnya temen gue itu pada keras kepala susah kalau dibilangin Ya udah cepetan gue tunggu kalian di sini," tutur kayla.
"Oke bentar tungguin kita ya udah gue matiin teleponnya," seru bela setelah itu dia pun mematikan teleponnya.
"Siap-siap deh, kena omel mereka! bodo amat lah gue pusing mau istirahat dulu," ucap kelas itu dia pun memilih untuk memejamkan matanya sembari menunggu kedatangan kedua temannya itu.
Di sisi lain ternyata saat ini Sarah dan Bella tengah berada di taman sekolahan karena mereka tadi berusaha mencari keberadaannya Kayla tapi ternyata kayla berada di UKS sedang istirahat.
"Di mana Kayla apa dia baik-baik saja?," tanya Sarah khawatir pada Bella yang baru saja menelpon Kayla.
"Katanya sih dia baik-baik aja tapi dia saat ini sedang berada di UKS lebih baik sekarang kita ke sana aja tadi gue udah bilang kalau semisal gue sama lo mau menyusul dia kesana," balas bela.
"Oh gitu ya udah yuk kita sekarang kesana aja," seru sarah lalu keduanya pun segera bergegas berjalan menuju ke UKS sebelum mereka terlihat oleh guru kalau mereka sampai terlihat bisa-bisa mereka di marahin karena saat ini jam pelajaran tapi mereka malah berkeliaran di luar kelas.
Dan tak lama kemudian mereka berdua pun akhirnya sampai di UKS lalu mereka bergegas masuk ke dalam untuk mencari keberadaan Kayla dan ternyata benar Kayla sedang berada di UKS dengan posisi tubuh terbaring dan mata terpejam di ranjang UKS.
"Kai bangun lu ngapain sih di sini apa lu sakit?" tanya Sarah penasaran pemberi menggoyangkan tubuh Kayla Kayla yang baru saja memejamkan matanya dan dia pun terbangun karena terusik dengan suara Sarah.
"Gue nggak kenapa-napa kok kalian nggak usah khawatir santai aja cuman sedikit pusing aja kok gue," bales Keyla lalu dia pun merubah posisinya dari tidur ke duduk.
"Lo beneran kan enggak kenapa-napa soalnya kita berdua itu khawatir sama lo karena dari tadi lo itu nggak ada kabar, tuh katanya Aska tadi kalian berdua juga sempat berantem kan masalah Aska yang tiba-tiba menyuruhnya untuk berhenti Jadi tutor nya," jelas bela.
"Udahlah jangan dibahas lagi gue males kalau harus mengingat kejadian itu lagian buat apa gue mikirin dia yang nggak bisa menghargai gue Padahal selama ini gue udah berusaha untuk membuat dia jadi pintar tapi dengan mudahnya dia menyuruhku untuk berhenti jadi tutor nya Padahal yang dia lakukan itu bisa membuat nilai gue jadi buruk," ucap Kayla.
"Iya tadi gue juga sedikit kaget mendengarkan penuturan dari azka bisa-bisanya dia bilang itu dengan mudah tanpa ada beban padahal Lo itu cuman melakukan kesalahan yang menurut gue tidak begitu fatal tapi kenapa dia bisa begitu nya sama lho," seru Sarah.
"Betul tuh emang iya kakak kalau nggak tahu di untung sekali dia mentang-mentang dia kakak kelasnya terus dia bisa seenaknya sama lu gue nggak terima sebagai teman lu kalau semisal lu diginiin sama dia harusnya dia itu mendapat pelajaran biar tahu rasa," tegas Bella yang sudah merasa gedek dengan perilaku Aska.
"Udahlah jangan dibahas lagi dan jangan di besar besarin lagian juga udah terjadi tuh biarkan saja nanti kalau diungkit lagi Yang ada malah jadi masalah baru dan gue nggak mau itu biarkan kalau memang itu keputusan dia gue akan terima atau yang rugi di sini juga bukan gue," ujar Kayla.
"Tapi orang seperti dia itu harus dikasih pelajaran biar dia itu tahu rasa dan enggak seenaknya sama orang lain," tutur Bella.
"Iya gue tahu itu tapi nggak ada gunanya lu bales dendam sama dia yang ada malah masalahnya akan semakin berlarut-larut dan nggak selesai-selesai dan gue nggak mau kalau harus berurusan dengan dia lagi," balas Kayla.
"Ya udah kalau memang itu mau lu gue ngikut lu aja tapi kalau semisal butuh bantuan kita untuk membalas dendam kepada dia kita berdua siap membantu," jelas bella.
"Iya, oh iya Kalian tadi mencari gue ke mana aja gue minta maaf kalau gue juga lupa ngabarin kalian alhasil kalian jadi khawatir sama gue kayak gini kan," seru Kayla.
"Ya udah nggak apa-apa lagian lain kali jangan diulangi lagi nanti kalau lo tiba-tiba menghilang nggak ada kabar yang ada kita berdua yang jadi ribet ya tadi bingung harus mencari lo di mana soalnya lu juga susah untuk dihubungin kan," tutur Sarah.
"Iya iya gue janji nggak akan menghilang tanpa kabar lagi deh," balas Kayla.
"Oh iya kayak gue mau cerita sama lu tadi waktu kita ndak mencari lho tiba-tiba kita dihadang sama 3 kakak kelas yang sombong itu terus dia marah-marah dan ngatain Kita sebenarnya kita udah nggak mau nanggepin tapi dia terus memancing alhasil bila jadi terpancing emosinya terus terjadilah pertengkaran antara dia dan Jasmine dan lebih parahnya lagi Bu Rina mengetahui akan hal itu lalu keduanya pun dipanggil ke ruang BK," jelas sarah dan Kayla pun sontak terkejut bisa-bisanya temannya itu berantem dengan kakak kelas yang sangat licik itu.
"Kok bisa sih bel lo itu terpancing emosi sama kakak kelas mu seperti kayak gitu, lagian buat apa sih lu itu berantem sama dia nggak ada gunanya gue aja kemarin nyesel berantem sama dia gara-gara itu gue jadi di skors dan kena marah sama ayah gue," balas Kayla gak habis pikir.
"Tapi kan Mereka duluan yang mulai awal nya gue juga nggak mau nanggepin karena itu hanya akan membuang tenaga gue saja tapi lama-kelamaan mereka bikin emosi dan terus memancing alhasil emosi gue kan jadi terpancing gue paling benci kalau ada orang yang semena-mena serta menginjak harga diri gue," tutur bela menjelaskan apa yang sudah terjadi.
"Tapi harusnya lu biarkan saja enggak usah ditanggapin kalau ditanggepin ya gini jadinya malah berantem, Terus lu dihukum gak sama Bu Rina," tanya Kayla pada bela.
"Iya gue kena skors selama 1 hari dan tidak diizinkan masuk ke sekolah sedangkan dia di skors selama 3 hari karena Bu Rina tahu di sini siapa yang salah dan benar karna ibu juga udah hafal gimana sifat Yasmin itu" ujar bela.
"Nah kan lu kena hukuman makanya besok-besok itu lu nggak usah di ladenin orang seperti dia yang ada nanti malah bikin rugi kita saja," ucap Kayla.
"Tadi gue juga udah berusaha memisahkan mereka tapi malah gue yang kena batunya Ya udah alhasil Bu Rina yang datang memisahkan mereka baru mereka mau berhenti," seru Sarah.
"Udah lah kan juga udah kerja di toko juga udah puas nasi setiap pelajarannya walaupun gue harus dapat hukuman juga tapi setidaknya dia udah mendapat balasan atas apa yang dia perbuat," ujar bela.
"Ya udah untuk saat ini memang sudah terjadi tapi lain kali lu nggak usah ulangi agi karena itu akan berakibat fatal buat lo bisa bisa lho nanti dikeluarin dari sekolahan ini dan hukuman yang lu terima saat ini itu terbilang masih ringan mungkin cuman sebagai peringatan buat lo saja," seru Kayla.
"Iya Iya aku ngerti kok yaudah sembari nunggu bel pulang juga gue mau istirahat capek," Balas bela lalu dia pun merebahkan tubuhnya di ranjang yang satunya karena kebetulan ranjang tersebut juga kosong.
" Bel orang baru aja di nasehati malah tidur gimana sih," ucap kayla heran.
"Biarkan saja kali biarkan dia bergerak semaunya yang terpenting dia tidak membahayakan orang lain dan dirinya sendiri," ucap Sarah lalu dia pun memilih untuk duduk di bangku yang kosong.
"Iya juga daripada gue juga pusing mikirin dia juga toh masalah gue juga menumpuk," balas Kayla lalu dia pun tidak ingin mengambil pusing atas kelakuannya Bella dan memilih untuk diam sembari memainkan ponselnya.