Bibit Kecurigaan

1280 Kata

Bersyukurlah kamu yang masih diberi umur panjang, tidak seperti diriku Manfaatkan dengan baik, agar kamu tidak menyesal seperti diriku ~Carlista Rona~ Setelah selesai salat tarawih, Lista langsung merebahkan dirinya di kasur tanpa menyapa Rizal. Sepertinya, penyakitnya mulai aktif menyerang kembali. Dia berusaha mati-matian menahan batuk yang ingin keluar. Tubuhnya juga sudah panas dingin karena menahan rasa sakit dan nyeri di dalam dadanya. Lista berusaha memejamkan mata, semoga rasa sakitnya sudah berkurang saat dia terbangun nanti. Menit demi menit telah berlalu, tapi rasa sakitnya tidak kunjung hilang. Lista tidak tahan, dia butuh bantuan bi Yuli sekarang. Tapi Lista masih mendengar suara ketikan keyboard di laptop, itu artinya Rizal belum tidur. Lista pun memejamkan matanya lagi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN