Wahai hati manusia, Tidak bisakah kamu menghapus aturanmu yang menyatakan bahwa, “Satu kesalahan seseorang akan menghapus seribu kebaikannya”? ~Carlista Rona~ “Non! Non Lista! Bangun, Non!” Bi Yuli terus berteriak memanggil majikannya dengan panik, dia tidak merasakan pelukan Lista lagi. Hampir saja tubuh majikannya itu luruh ke lantai jika bi Yuli tidak segera menahan dengan tangan kanannya. Kini air matanya mengalir deras, dia takut, tubuh Lista sangat dingin dan lemas. “Non, bangun…,” panggilnya parau, dia terus menepuk-nepuk pipi Lista. Tapi majikannya tidak bangun juga. Brakk! Brakk! Brakk! Bi Yuli mengebrak-gebrak pintu kamar Rizal. “Den Rizal, Non Lista pingsan,” ucapnya sambil terisak. Walaupun tidak mendapat jawaban, bi Yuli tidak mau menyerah. Dia terus menggebrak-gebrak

