Mata yang semula ingin dipejamkan, tubuh yang ingin diistirahatkan, pikiran semula yang ingin tenang tak kunjung berhenti berpikir. Marisa gelisah. Siapa yang menolongnya membawa ke sini? Apakah Indra akan mencarinya? Jangan-jangan Indra sedang bersama Cindi, persis seperti yang ada di dalam mimpinya. Sungguh, berbagai pertanyaan itu berkeliaran di dalam otak Marisa hingga ia sulit untuk kembali beristirahat. Mimpi buruk tadi memang berhasil membangunkannya, tapi membuat da-danya seketika sesak membayangkan jika Cindi benar-benar merebut Indra saat ia tidak ada. Tidak, Indra bukan orang yang mudah tergoda oleh wanita. Buktinya Indra setia menjaga hati untuk menunggu dan mendapatkan cintanya. Positif thinking Marisa. Suamimu pasti sedang mencarimu saat ini. Ia pasti mengkhawatirkanmu! M

