Suara seorang wanita terdengar masuk ke dalam rumah dan memanggil nama Rika. Ia masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Marisa yang tengah mengepel lantai di dapur yang basah akibat bocor, pergi memeriksanya ke ruang tamu. Brukkk! “Auuuu!” Suara teriakan seorang perempuan sangat jelas. Kotak makanan terlempar dan isinya berceceran di atas lantai. Bau amis tercium, darah berceceran, dan teriakan semakin menjadi-jadi. “Tolong .... tolong ….! Mama Rika, tolong!" Suaranya semakin melemah. Kakinya kini bergetar dan rasa sakit di bagian perut bawah sangat terasa. Marisa tergopoh datang dan seketika panik melihat kakak iparnya tergeletak di atas lantai. Terlihat darah keluar dari jalan lahir membasahi kaki dan ubin. Sinta yang melihat Marisa langsung meminta tolong. “Sa, tolong! Kakak

