Pernikahan Palsu

2096 Kata

"Kak, makan dulu, makanannya udah aku siapin," panggil Meisya pada Samuel yang baru turun dari lantai atas, lelaki itu berjalan agak terburu-buru. Langkahnya terhenti begitu Meisya memanggilnya, hanya sekilas menoleh. "Iya bentar," jawab Samuel lalu kembali berjalan ke ruang tamu, membukakan pintu untuk seseorang. Meisya yang tampak sedang mengisi piringnya dengan makanan mengerutkan dahi, "ada tamu? kok aku sama sekali enggak dengar," gumamnya, ia tidak tau jika sang tamu sudah berkomunikasi leat ponselnya dengan Samuel. Meisya meninggalkan makanannya, berniat untuk membuatkan minuman untuk siapapun yang ada di ruang tamu rumah itu, yang jelas dia adalah tamu dari suaminya. "Suami?" Meisya tersenyum miris menjawab suara hatinya sendiri. Wanita itu masih di dapur saat Samuel da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN