ASJK Bab.2

1158 Kata
selang beberapa tahun berlalu,, Aisyah sudah menyelesaikan pendidikan sekolah desain dengan nilai terbaik, kini dia ikut mengembangkan bisnis konveksi milik ibunya yang semakin berkembang di tangannya,, dengan desain desain terbaru buatannya membuat kian di minati pasar terutama sasarannya pangsa pasar anak anak muda.. Andrie pun telah menyelesaikan kuliahnya sebagai sarjana ekonomi dia berharap ilmunya dapat bermanfaat untuk mengembangkan desa nya agar semakin maju dan makmur.. selama kuliah Andrie selalu menyempatkan diri untuk pulang ke kampung menemui Aisyah sang pujaan hati dengan membawa berbagai macam oleh oleh untuk Aisyah, selain kuliah Andrie juga kerja paruh waktu untuk mengisi kekosongan waktu jika sedang tidak ada tugas, dan uangnya ia tabung untuk membeli berbagai macam hadiah untuk Aisyah yang sudah di pacarinya selama lima tahun belakangan ini.. ya Aisyah ahirnya bersedia berpacaran dengannya karena jarak mereka yang berjauhan jadi tidak akan sering sering ketemu dan berbagai macam syarat dari Aisyah yang tidak mau di sentuh berlebihan selain bergandeng tangan walaupun Aisyah belum begitu faham tentang ilmu agama tapi dia tetap menjalankan sebisa yang dia tau... semenjak kuliah Aisyah memutuskan untuk berhijab sampai saat ini... Andrie berniat melamar Aisyah malam ini, Andrie tidak mau berlama lama lagi untuk menghalalkan Aisyah takut di tikung orang katanya.. Assalamualaikum.... Andri mengucapkan salam di depan pintu rumah Aisyah dia beserta ayah dan ibu nya dan juga beberapa kerabat lainnya ikut datang berkunjung ke rumah Aisyah untuk melamar.. waalaikumussalam jawab ibu Aisyah dari dalam rumah, tak berselang lama ibu Aisyah membukakan pintu rumahnya dia nampak kaget karena banyak orang yang tiba tiba datang bertamu, walapun kaget ibu Aisyah tetap mempersilahkan mereka untuk masuk ke dalam rumah, di ruang tamu sederhana ini mereka semua duduk berhadapan ada ayah Aisyah ibu Aisyah dan Andrie beserta keluarganya, Aisyah sendiri datang untuk menghidangkan beberapa minuman dan cemilan untuk para tamu, untung ibu Aisyah tidak pernah mengosongkan cemilan di dapur karena takut tiba tiba ada tamu ga ada makanan katanya. Aisyah duduk tepat di hadapan Andrie Nurbaya, ya namanya adalah Andrie Nurbaya mungkin orang tuanya terinspirasi dari dongeng Siti Nurbaya kali ya hehe au ah itu bukan urusan sayah heheee... begini pak maksud kedatangan kami kemari untuk melamar Aisyah Putri bapak untuk anak kami Andrie, ayah Andrie memulai obrolan dengan mengutarakan maksud kedatangannya, ayah dan ibu Aisyah saling pandang lalu ayah berkata kalau saya terserah Aisyah saja pak dia yang akan menjalankan pernikahan ini jadi keputusan sepenuhnya ada padanya. ayah Aisyah menyerahkan penuh kuasa terhadap Aisyah. bagaimana Aisyah apa kamu bersedia menerima lamaran nak Andrie ayahnya bertanya, Aisyah langsung menganggukan kepalanya tanda menerima tidak ada keraguan di hatinya toh selama ini Andrie sudah sangat baik kepadanya selama bertahun tahun, dia tidak ragu untuk di peristri oleh Andrie. Alhamdulillah jawab keluarga Andrie serempak , mereka lalu menyerahkan beberapa bingkisan yang di bawa oleh Andrie untuk Aisyah, setelah keputusan semalam ahirnya di putuskan kalo Andrie akan menikah dengan Aisyah bulan depan tepat di hari ulang tahun Aisyah yang ke dua puluh empat. semua persiapan sudah sepenuhnya di lakukan dan sudah hampir selesai dari mulai gaun , catering dan segala t***k bengek nya sudah sembilan puluh persen rampung. saudara saudara dari keluarga ayah Aisyah sudah hadir termasuk Ningsih dan ibunya yang selama ini bersikap memusuhi keluarganya, Ningsih selama ini tidak pernah mau akur dengan Aisyah dia selalu memusuhi Aisyah dan berkata sinis, tapi Aisyah tidak pernah mau ambil pusing bersikap masabodo dengan saudara sepupunya itu, seingat Aisyah Ningsih dan ibunya begitu memusuhi keluarganya semenjak pembagian warisan yang katanya tida sesuai padahal ayah sudah merelakan jatah warisannya dia di ambil ibunya Ningsih tapi tetap saja mereka tidak puas karena melihat usaha ayah dan ibu Aisyah yang sukses, yah begitulah manusia tidak pernah ada puas nya selalu ingin lebih dan lebih... ibu nya Ningsih malah menyebarkan gosip kalo Aisyah pasti hamil duluan makanya buru buru di nikahkan, Ningsih pun tak kalah menyebalkannya dia mengatakan kalo Aisyah sering gonta ganti lelaki untuk di ajak tidur, Aisyah hanya bisa mengelus d**a mendengar berbagai macam fitnah untuk dirinya dia yang males ribut apa lagi dengan saudara memilih bungkam toh nanti juga cape berhenti sendiri pikir dia. ahirnya hari yang di tunggu pun tiba Andrie datang dengan rombongan iring iringan pengantin dari desa sebelah, ya Andrie memang tinggal di desa sebelah perjalanan sekitar dua puluh menit dari rumah Aisyah. setibanya di depan rumah Aisyah yang telah di pasang tenda dan hiasan hiasan bunga bunga membentuk taman taman indah, rombongan Andrie di sambut oleh keluarga Aisyah, Andrie langsung di bawa ke hadapan penghulu yang telah hadir beberapa menit lalu dan telah siap untuk acara ijab qobul.. dengan suara lantang Adrie mengucapkan ijab qobul di depan penghulu dengan ayah Aisyah sebagai wali, terdengar kata sah dari semua orang dan mengucapkan hamdalah bersama sama tak terasa Aisyah meneteskan air mata haru, ahirnya dia telah resmi menjadi seorang istri dari sosok Andrie Nurbaya orang yang sudah di pacarinya selama lima tahun ini. setelah pesta hajatan selesai Aisyah kini sedang membersihkan diri di dalam kamar mandi Yang ada di kamarnya. setelah selesai dia memakai piyama tidurnya, Aisyah melihat ponselnya bergetar tanda ada pesan masuk, from: Laila syantik ( Aish tadi gue denger percakapan antara laki Lo sama sodara lucnuct Lo itu mereka bahas bahas masalah obat tidur, Lo ati ati aja ya kalo ada yang ngasih Lo minuman atau makanan gue sih cuma jaga jaga aja takunya si Ningsih niat jahatin Lo di malam pertama lo ) Aisyah mengerutkan kening nya sejak kapan Andrie dekat dengan Ningsih dan untuk apa Ningsih ingin memberikannya obat tidur, Aisyah ahirnya memakai hijab instan untuk menutupi rambutnya ia jadi ragu untuk memperlihatkan aurat nya di depan suami sehari nya itu, benak nya Terus berputar putar, sampai tau tau suara dorongan pintu terbuka dan Andrie muncul dengan masih mengenakan pakaian pengantinnya, loh sayang ko masih berhijab tanya Andrie heran kenapa istrinya masih menegakan hijab di dalam kamar bukankah mereka sudah sah jadi suami istri jadi untuk apa masih di tutup tutupi, Aisyah hanya tersenyum dan berkata kan nanti biar Kakak yang buka sendiri, Andrie yang merasa gemas dengan jawaban Aisyah dia mencubit gemas pipi Aisyah, ya sudah kakak mandi dulu ya biar wangi katanya sambil berjalan menuju kamar mandi, Aisyah masih duduk termenung memikirkan pesan dari sahabatnya Laila, tak lama pintu di ketuk, dan Aisyah membukakan pintu lalu menemukan ada tetangganya yang membantu selama acara berlangsung, dia tersenyum dan memberikan minuman seperti jamu kepada Aisyah, ini jamu dari suamimu Aisyah katanya dia pesan kamu harus menghabiskannya tetangganya berkata sambil tersenyum penuh arti, Aisyah menerima nya dengan mengucapkan terimakasih.. Andrie yang telah selesai membersihkan diri keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk, Andrie berjalan mendekati Aisyah dan mengusap lembut kepala Aisyah yang masih tertutup hijab, sayang apa kamu kelelahan sampai ketiduran di malam pertama kita Andrie berucap sambil mengusap ngusap kepala Aisyah, braakkkk tiba tiba pintu kamar terbuka dan seseorang masuk kedalam kamar lalu menutup nya kembali lalu menguncinya, mata Andrie membulat kaget melihat siapa yang masuk kedalam kamar pengantinnya,, ngapain Lo masuk ke kamar kami hah tanya Andrie emosi !!!!
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN