Meski agak lelah, tapi Dylan terus menjaga Lian semalaman karena istrinya itu masih betah menangis sampai tengah malam. Kata Diana, dulu Lian sangat jarang menangis, bahkan Diana tidak pernah melihat Lian menangis, Lian adalah wanita independen yang kuat dan tidak gampang menangisi sesuatu. Tapi semenjak hamil, Lian berubah menjadi seperti bukan dirinya sendiri. Wanita itu berubah menjadi sangat cengeng dan juga sensitif. Dylan memang sudah biasa melihat Lian yang sensian dan gampang sekali mengeluarkan airmata, tapi malam ini adalah waktu terlama bagi istrinya untuk mengeluarkan airmatanya. Dylan tentu merasa sangat iba, tak tega dan nelangsa. Melihat orang yang sangat kita cintai disakiti oleh ibu kandungnya sendiri, orang yang telah melahirkannya, tentu saja Dylan juga ikutan hancur.

