"Mas Ilham ganteng amat!" Security di kediaman orang tuanya menyapa, usai berlari kecil menghampiri Ilham dan Natya yang baru saja turun dari mobil. "Kalau saya nggak ganteng, istri mana mau," balas Ilham seraya menunjuk Natya singkat. "Kamu udah telat masih bisa bercanda," decak Natya melirik sebal. "Lebih baik telat daripada jelek, 'kan?" Tidak ambil pusing, Ilham menyahuti dengan candaan. Sejak tadi Natya cukup dibuat takut memikirkan acara ulang tahun Mama mertua, yang kebetulan dirayakan dengan kerabat dekat beliau. Kedatangan mereka memang terlambat dari waktu yang tertera pada undangan yang Mama berikan kepadanya. Melihat kelakuan suaminya, membuat Natya semakin tidak tenang. Ia bahkan hanya bisa menggeleng tidak habis pikir karena Ilham justru kebalikan dari dirinya, ta

