Kini, Christa tengah berada di ruang rias pengantin. Dia terlihat sangat cantik dengan gaun putihnya dan riasannya yang membuatnya luar biasa bagaikan bidadari dari khayangan. Kebetulan, acara pernikahannya dilakukan di pagi hari. Ya, pemberkatan dilakukan di pagi hari dan resepsinya akan dilakukan sore menjelang malam di pantai. Walau bahagai, jujur, Christa agak gugup karena hari ini dia benar- benar menikah. “Cantik banget anak Mamih!” ujar Anna sambil memerhatikan calon menantunya yang baru saja selesai dirias. “Makasih, Mamih!” Christa hanya bisa berterima kasih kepada calon mertuanya yang selalu ada dan menyayangi dirinya. “Gak sabar! Kamu sebentar lagi resmi jadi putri keluarga Wijaya! Kamu adalah putri kami!” Anna berkata sambil memberikan pelukan pada Christa. Dia sudah sangat

