“Christa, sering- sering main ya!” pesan Anna sebelum calon menantunya itu pulang. Dia memeluk Christa seakan enggan melepasnya. Baru saja sehari bertemu, Christa dan Anna sudah sangat lengket. Semoga, kedepannya mereka bisa akur sebagai mertua dan menantu. “Oke, Mamih!” Christa langsung mengacungkan jempolnya pada Anna. Ya, sekarang waktunya dia kembali ke rumahnya. Tempat di mana dia dibesrkan dan seharusnya dia berada sebelum menikah. “Christa!” David memanggil gadis itu yang sudah berbalik dan akan berjalan bersama ayahnya. “Ya?” sahut Christa sambil berbalik memandang David. “Nanti, saya akan langsung kontak kamu untuk urus soal pernikahan ya. Hati- hati di jalan ya. Terima kasih juga, Tuan Syahputra.” David berpesan singkat dan langsung diangguki oleh Christa dan ayahnya. Setel

