Pillow Talk

1922 Kata

Akhirnya, semuanya sampai dengan selamat ke mansion. Seluruh keluarga Wijaya langsung berkumpul di ruang keluarga untuk mengobrol dan melepas rindu, walau baru sebentar pisah sama putra sulung mereka. Christa juga membagikan buah tangan yang dia beli di Sydney untuk semuanya. Untunglah, dia sempat  membeli bberapa cinderamata untuk semuanya, walau sederhana saja sebenarnya. “Darren! Kakak cantik ada beliin mainan untuk Darren! Ini oleh – oleh dari kita!” ujar Christa sambil memberikan sekotak mainan yang besar untuk adik iparnya yag lucu. “Wah! Makasih kakak cantik. Dayen sayang sama kakak cantik!” Darren berterima kasih dan langsung memeluk Christa sebagai rasa terima kasihnya. “Makasih loh sudah memikirkan kami, Christa. Padahal, kalian tidak perlu repot – repot sih,” kata Anna sediki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN