Waktu yang panjang terus berjalan, kesibukan dan padatnya jadwal membuat pameran hari ini pun usai tanpa terasa dan meninggalkan rasa lelah walau ada kepuasaan di d**a yang ia rasakan. Bibir Selena tersenyum puas, ia mengembuskan napas dan setelahnya menyuruh Andrew untuk pulang terlebih dahulu, agar Siera tidak kesepian di rumah. Mungkin, ia akan kembali pukul sepuluh setelah makan malam bersama rekan kerjanya. Ia melambaikan tangan, rekan-rekannya mulai pamit ketika hari telah cukup larut. Masing-masing memesan taksi, atau ada yang menggunakan mobil dan saling mengantar. Hari ini ia pulang dengan bersama Marcus, Selena sedikit bersyukur dia tidak menggunakan taksi, tentu tidak akan nyaman karena kepalanya agak pusing, semua ini terjadi karena alkohol. “Jully memutuskan untuk tidak ik

