PART 21

1909 Kata

Daniel menggeleng. Ini hari ke lima belas setelah insiden yang menimpa Stephanie, dan lihatlah... Stephanie begitu bersemangat bergerak di atasnya. Seakan tubuh yang terlihat ringkih itu tak pernah terluka sama sekali. Seakan kepala cantik itu tak pernah mengalami apapun. Daniel meremas lembut pinggang Stephanie, membantu gerakan istrinya sambil menahan gairahnya sendiri. Pagi ini, adalah percintaan panas keduanya yang entah ke berapa kali. Stephanie yang sedang hamil seakan tak mampu menahan gairahnya yang meletup hebat. Tubuh telanjang Stephanie berpeluh. Anak rambutnya basah dan itu membuat Daniel tak henti mengaguminya. "Sayang...", bisik Daniel khawatir. Walaupun kenyataannya dokter mengatakan bahwa tidak apa - apa bercinta saat kehamilan Stephanie masih muda seperti ini, tapi n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN