"Itu lagu kekanakkan." Demi Tuhan. Bisakah Edzard diam? Kenapa bosnya cerewet sekali? Mereka baru saja duduk lima menit lalu. Memesan makanan cepat saji secara kilat dan Edzard terus berkomentar tentang lagu Ansell yang berlebihan. Helena sama sekali tidak tahan dengan gerutuan pria itu yang tampak seperti anak kecil. Edzard benar-benar keterlaluan untuk masalah satu ini. "Itu tidak berlebihan. Itu lagu bagus. Kau bahkan mendengarnya di kantormu sendiri," kata Helena ketus, mencuri satu kentang goreng milik sang bos dan pria itu mendelik. "Jangan sungkan. Aku tidak akan membocorkan selera musik syahdumu pada pegawai lain. Ini hanya rahasia kita berdua. Antara kau dan aku." Dengusan lain mampir. Saat petugas kasir menekan bel, dan layar menunjukkan angka bukti tunggu dengan suara cukup k

