Bab 296

1807 Kata

Lily terkejut karena Syla pulang dengan mata yang membengkak. "Kakak kenapa?" Tanya Lily jelas khawatir. Bukannya menjawab, Syla malah fokus dengan pipi Lily yang memerah. "Kenapa dengan pipimu?" Tanya Syla yang tadinya sedih berubah menjadi khawatir. "Aku tidak apa, Kak. Hanya tadi jatuh di sekolah." Kata Lily sebagai alasan. Dia sudah mengkompres pipinya, namun tentu saja tidak langsung hilang. "Ini bekas tamparan, siapa yang menamparmu?" Tanya Syla. "Jangan mencoba membohongi kakak." Sambungnya yang membuat Lily bingung. "Ibu Reta, dia mencegatku dan menamparku karena aku tidak memberitahunya tentang tempat tinggal kita." Kata Lily yang membuat Syla benar-benar geram. Menurutnya Reta sudah keterlaluan dan dia akan membuat dia jera. Syla terdiam sebentar dan akhirnya keluar dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN