Pembicaraan yang aneh *** Sinar berdiri di depan pintu dapur menuju taman belakang rumahnya, ia tengah menatap anak ke duanya yang tengah diasuh oleh penjaganya. Di sana juga ada putranya yang bermain dengan Adiatma, terlihat keluarga yang sangat ideal, memang. Saat merasakan ada seseorang yang berjalan menghampirnya, Sinar membalikan badannya, benar saja ia melihat Sandy datang dengan dua gelas yang berisikan coklat dingin, salah satu minuman yang mereka sukai. “Kak ...,” panggil Sandy, sebelum Sinar menoleh, ia mengembangkan senyum, walau ia dan Sandy hanya berbeda dua tahun tapi Sandy selalu menghormatinya dengan memanggilnya ‘Kak.’ “Apa menuru

