Aku masih mencoba membiasakan kedua bola mataku yang beradu langsung dengan sinar yang menyilaukan. Entah di mana aku. Yang jelas, tempat ini begitu sunyi juga damai. Aku merasakan damai, seperti di surga. Aku mengedarkan seluruh pandangan. Sepi. Sunyi. Dan putih. Tak ada siapapun di sini. Hanya aku. Angin bereembus perlahan. Menerbangkan beberapa helai rambut cokelatku yang tergerai bebas. Aku menghirup sedalam yang aku bisa. Ringan. Aku merasakan ringan saat menghirup aroma angin yang berembus. Rongga dadaku terasa ringan dan tak terhimpit. Pundakku juga terasa ringan tanpa beban. Aku merentangkan kedua tanganku lebar. Seakan meminta pada hembusan angin untuk memeluk tubuhku. "Pulanglah. Kumohon pulanglah." Aku mendengar sebuah suara tak asing namun ak

