"Kau bisa membantuku Mom. Ini demi Amora dan juga anakku. Aku hanya ingin istri dan calon anakku aman. Aku tahu, cepat atau lambat akan ada masalah yang datang. Mom, setidaknya sampai aku bisa menyelesaikan semuanya." Xander menggembuskan napasnya setelah menceritakan semua masalah pada Ibunya. Kali ini, ia membutuhkan Ibunya untuk keputusan yang akan di ambilnya. Keputusan yang memang harus diambilnya. Tak untuk satu atau dua hari. Namun untuk berlangsungnya rumah tangganya bersama Amora. Bahkan untuk calon buah hatinya. Bukti dari cintanya bersama Amora. Entah kenapa sejak mendengar penuturan Helen malam itu hatinya berubah gelisah. Pikirannya selalu was-was. Ia bahkan memberi surat pengunduran diri untuk Amora secara paksa di kampusnya. Dan menjadikan Amora asistennya di

