Perlombaan yang Axel impikan akhirnya terlaksana juga. Para anak panti terlihat begitu bahagia bisa merasakan perlombaan di hari kemerdekaan seperti anak yang lainnya. Seakan tak mau kalah, Axel mengajak para pria dewasa juga ikut bergabung. Pak Pradipta dan ayah Viona dengan cepat mengangguk, sedangkan Bagas terus saja menolaknya. "Sudah lama sekali saya tidak pernah lomba seperti ini lagi, Bro," ujar ayah Viona. "Itu benar Bro. Terakhir kali saya lomba seperti ini waktu kecil di kampung. Rasanya luar biasa bahagia. Menang atau kalah, yang penting ikut lomba," sahut pak Pradipta, terkenang masa kecilnya. "Hehehe, dapat hadiah atau tidak, juga tidak masalah waktu itu," ujar ayah Viona, terkekeh. Disaat sang papa dan sang mertua sedang asyik mengenang masa kecil mereka. Axel akhirnya be

