Dengan bersenandung, Kia mulai memasukkan barang-barangnya ke dalam tas. Di pagi yang cerah ini dia tampak bersemangat mengemasi barangnya. Apa lagi jika bukan karena akan menghabiskan waktu seharian bersama Arfan? Setelah menikmati hari berdua, mereka akan kembali ke Jakarta. "Liat, Vit. Dari semalem dia nggak berhenti senyum," ucap Sandra. Vita mengangguk setuju. Semua teman wanita Kia tengah melihat gadis itu dengan pandangan bingung. Apa semudah ini Kia kembali membuka hatinya? Memang dahsyat kekuatan cinta. "Lo yang ngajak liburan, tapi lo sendiri yang balik duluan," ujar Vita sedikit kesal. "Ya gimana dong? Kan gue ngikutin saran lo." "Apa saran gue?" Kening Vita berkerut. "Bulan madu." "Gila!" ucap semua temannya kompak. Kia tertawa keras mendengar itu. "Tenang, kalian ngga

