Bagian 11. Mungkin Kita Perlu Menjadi Asing

1463 Kata

Aku terluka melihatnya terluka. Binar matanya meredup. Sinar wajahnya kelabu. Satu-satunya hal tentang Zain yang tidak pernah kutahu adalah perihal percintaannya. Dia menyimpan rapat hal itu karena ternyata semua menyangkut tentangku. Oleh karena itu, aku tidak pernah tahu bahwa dia terlampau pencemburu. Cemburu buta yang membawanya pada ego untuk enggan meminta atau mendengar penjelasanku. Dia hanya diam, membiarkan suasana menjadi hening. Tidak ada lagi ucapannya yang memanja dan memujaku. Semua bertukar dingin yang menyergap, mendiamkanku yang juga hanya bisa diam di dekatnya. Dia tak mengacuhkanku yang terus menanyainya. Sekedar ingin tahu bagaimana kerjanya hari ini. Dia menolak ketika kuraih tasnya untuk dibawa ke kamar. Dia menepis tanganku ketika membantunya melepaskan baju din

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN