Chapter 46

1092 Kata

Zee tidak perlu waktu lama untuk menyadari ada sesuatu yang salah pada Regan. Suaminya itu, yang baru saja memeluknya, terlihat kehilagan arah seperti orang linglung, hal itu terlihat jelas karena tatapan mata Regan juga seperti kebingungan. "Regan, you know you can tell me anything, right?" Saat Regan kembali memeluknya, Zee hanya bisa menepuk-nepuk punggung Regan pelan. Zee merasakan Regan mengangguk. "Iya, Zee." "Apa terjadi sesuatu pada pekerjaan kamu?" Percayalah, Zee sendiri tidak tahu bagaimana bisa dia menanyakan itu dengan nada sangat lembut pada Regan. Dia meregangkan pelukannya dan menatap mata Regan, seolah dengan menatap matanya, Zee bisa tahu apa yang terjadi sebelum dia datang kemari. Nihil. Zee tidak bisa memprediksi. Regan tersenyum. Senyumnya lembut, tapi Zee merasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN