Regan menghela napas. Dia menghampiri Zee dan melipat kedua tangannya di depan tubuhnya. "Begini, Zee, my mom told me to get wife and all that comes to my mind is you. So, it's a win-win solution. I'll get you as my wife, and you'll get rid of that jerk 'cause I will take responsibility for you." Regan tersenyum kecil. Ia merasa ini adalah satu-satunya jalan untuk keluar dari bayangan lima tahunnya yang selalu menguasainya. Ini saatnya melupakan Anna dengan menikahi wanita yang diinginkan Ibunya. Tenang saja, Regan akan memberitahu Zee nanti soal Anna, tapi yang pasti, untuk sekarang, Regan ingin Zee menjadi istrinya. Regan tahu ini gila! Sangat gila! Dia tidak pernah berpikir sekalipun dalam hidupnya bahwa dia akan meminta wanita yang belum begitu ia kenal, untuk menjadi istrinya. Tapi, t

