Chapter 16

1298 Kata

“Astaga, maafkan anakku, Alexa.” Neveah tidak tahu apa lagi yang harus ia katakan selain kata maaf pada Alexa—teman lamanya. Dia sadar tingkah Zee tadi sudah hampir kelewatan. Bukannya marah, Alexa dan Sean hanya tertawa. “Tidak apa. Salah Regan juga yang terkesan sangat memaksa Zee.” “Neveah, aku mengerti bagaimana perasaan Zee,” timpal Sean dengan senyuman hangat. Dia sama sekali tidak terganggu dengan perdebatan antara kedua anak mereka tadi. Neveah terdiam sejenak sebelum mengatakan, “Tapi, apa yang dikatakan Regan ada benarnya juga.” Neveah menolehpada William. “Will?” William menghela napas. “Nevie, jika anak kita tidak menginginkannya, kita juga tidak bisa memaksa.” Alexa tersenyum tidak enak. “Kami juga tidak ingin memaksa Zee. Regan keterlaluan sekarang.” Alexa memincingkan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN