Chapter 41

1209 Kata

Di sisa hari itu, Zee memutuskan untuk tidak berbicaa dengan Regan sama sekali. Bahkan, dia rela mengerjakan pekerjaan kantornya di sore hari di lantai yang berbeda dengan Regan agar pria itu mengira Zee sudah pulang. Zee tidak mau bertemu dengan pria itu—entah untuk berapa lama. Zee melihat ke sekitarnya dan dia menyadari kondisi kantor sudah sangat sepi, dan langit sudah berubah menjadi gelap. “Astaga, sial,” umapatnya. Walaupun dia berusaha untuk menghindari Regan, dia tidak bermaksud untuk bermalam di kantor yang gelap dan sepi ini. Akhirnya, Zee membereskan barang-barangnya cepat dan segera turun ke lobi. Untungnya, Zee tidak kesulitan menunggu lama bus yang akan membawanya pulang. Hanya saja, hujan turun dengan lebat saat Zee berada di halte dan Zee tidak memiliki pilihan lain sela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN