hari baru,sekolah baru dan teman baru.

1024 Kata
hari ini adalah awal dari cerita baru Aisyah yg akan mengisi setiap lembar kenangan dan awal dari keretakan hubungan Aisyah dan Andre.awalnya semua nya berjalan dgan baik bahkan hubungan nya dgan Andre pun baik komunikasi yg berjalan terjalin sangat baik dan teman teman di sekolah baru Aisyah pun sangat baik bahkan dgan bangga nya mereka semua menganggap Aisyah sebagai sahabat.dan itu membuat Aisyah sangat bahagia dan betah disini bahkan usaha Om dan Tante Aisyah berjalan dengan baik.namun siapa yg mengira setelah beberapa bulan berlalu semua itu mulai berubah bahkan temqn2 nya di kelas mulai menjauhi nya bahkan ada yg terang2 an memusuhinya bahkan menerornya.hanya karna alasan yg mungkin sangat sederhana dan sepele yaitu para siswa cowok saling berlomba mendekati nya bahkan ketua kelas dan ketua OSIS nya pun dengan terang2 an mengejar nya dan saling bersaing mendapatkan nya,bahkan sang ketua kelas yg terkenal tampan,tapi juga terkesan cuek pun mencoba mengejar nya juga.padahal Aisyah sudah mengatakan bahwa dia hanya menganggap mereka semua itu teman tidak lebih. tapi mereka tetap keras kepala tapi Aisyah tidak pernah ambil pusing,bahkan dia tetap baik kepada semua nya dan dengan kejadian itu dia juga berhasil mendapatkan teman dan sahabat yg baik meskipun tidak satu kelas dgan nya tapi mereka sangat baik bahkan membela aisyah. dan yg lebih menyakitkan lagi bagi Aisyah Andre sang pujaan hati pun ikut menghilang entah kemana bahkan no nya pun tidak pernah aktif lagi jangankan untuk mengabarinya?.dia menghilang bagai ditelan bumi sama seperti teman2 di kelas nya. " ya Allah cobaan apalagi yg engkau berikan untuk hamba?." ucap aisyah disetiap doa nya. rasanya Aisyah ingin sekali menyerah,kenapa ini begitu menyakitkan? kenapa harus mengatakan sayang,cinta jika akhirnya dia akan meninggalkan nya? mengapa Andre begitu tega Kepada nya? setiap malam Aisyah duduk di balkon kamarnya untuk merenungi semua nya. kini tidak ada lagi suara yg selalu menenangkan hatinya,suara yg selalu membuat nya bahagia meskipun hanya dapat didengar,suara yg selalu ia rindukan.entah kesalahan apa yg dia perbuat ?? sehingga Tuhan memberi nya cobaan seperti ini. **** kini Aisyah pun mencoba untuk lebih tegar lebih ikhlas menghadapi semua ini. setiap hari dia lalui bersama sahabatnya.fhany,tari,putra,dan Edo mereka selalu bersama.dan semua teman Aisyah memang lebih banyak cowok karna mereka semua tulus dan yg jelas tau batasan mereka disaat semua teman cewek dikelas nya memusuhi nya berbanding terbalik dgan teman cowok yg dengan terang2an membela nya dan siap memberikan punggung mereka untuk melindungi Aisyah.hebat bukan? bahkan pernah suatu hari ketika Aisya dengan terang2an ada yg meneror nya bahkan mem-bully nya. mereka semua membela dan membalas bully-an mereka terhadap aisyah,bahkan sampai2 ketika pulang sekolah pun mereka semua mengawalnya sampai rumah. Aisyah pun merasa bersyukur disaat seperti ini teman2 nya selalu ada untuk nya ya meskipun kebanyakan teman nya cowok tapi mereka sangat menghargai Aisyah dan melindungi Aisyah bahkan mereka juga mengetahui batasan yg harus mereka jaga. Dengan kehadiran mereka membuat Aisyah sedikit melupakan tentang sakit hati nya terhadap andre. "Syah, ayo kita pulang,ow ya ngomong2 kita main kerumah lo boleh ya? bosen soalnya."ucap putra kepada Aisyah. " iya, boleh banget ayo,kita jalan aja ya lagian Deket juga ini."jawab Aisyah. "okey, ya udah ayo bagi yg bawa motor kalian duluan aja ya."jawab fhany. " siap,bro." ucap mereka serentak. dan mereka pun akhir nya menuju rumah Aisyah dan diperjalanan putra dan Edo serta yg lain nya ada saja tingkah konyol nya. " wahai tuan putri, ku persembahkan bunga ini untukmu lihat lah bunga ini sangat indah."ucap Edo kepada tari sambil memberikan bunga yg dia petik didepan rumah orang kepada tari. " dih, nyolong dimana itu bunga?" tanya putra. " noh,didepan toko tadi.!jawab Edo dgan santainya. " yyee dasar si Edo kalau,mau kasih cewek modal dikit donk do." ledek Aisyah. " ya selama ada yg gratis kenapa mesti yg beli Syah,kita itu harus hemat.!!" jawab Edo dgan santainya. " lagu Lo do, so bijak,ngomong aja Lo pelit lagian tu bunga hukumnya,haram tau gak soalnya Lo dapat dari nyolong." jawab tari. "eellehh bacot Lo, ngomong aja Lo gak mau."ucap Edo sambil pergi. " dih,ngambek mas bro?"ledek mereka ber empat. "dih kompak banget bro?" jawab edo.dan mereka pun tertawa bersama. dan mereka pun terus bercanda sampai tak terasa mereka sudah tiba di rumah Aisyah. dan disinilah mereka sekarang dirumah Aisyah,dalam sekejap rumah Aisyah sudah seperti pasar bahkan mereka pun sampai solat Dzuhur berjamaah dirumah Aisyah.dan setelah solat berjamaah Aisyah dan teman2 yg cewe membantu Tante Aisyah menyiapkan makanan untuk mereka semua.baik Om dan Tante Aisyah tidak pernah keberatan bahkan sangat senang jika teman2 Aisyah datang dan berkumpul dirumah Aisyah pasal nya meskipun mereka sedikit bar bar tapi mereka tetap sopan. **** di lain tempat. kini Andre sedang terbaring lemah di ranjang rumah sakit,sudah sebulan Andre hidup dgan kabel dan alat penunjang kehidupan sakit paru-paru yg dia derita selama ini kembali kambuh,dan mengharuskan Andre dirawat intensif dirumah sakit dan selama sebulan ini Andre belom juga sadar setelah operasi yg dia jalani seminggu yg lalu. operasi memang berjalan dengan lancar tapi entah kenapa Andre tak kunjung sadar?. dia memang sengaja kembali ke kampung nya guna mengobati penyakit paru-paru yg selama ini diderita dan dia memang sengaja menyembunyikan semua ini dari Aisyah agar gadis itu tidak khawatir.dan dia juga sengaja menghilang dan tidak mengabari Aisyah bahkan dia sengaja menonaktifkan handpone nya agar Aisyah tidak mengetahui keadaan nya yg sebenarnya,biarlah Aisyah membencinya. mungkin dia memang terlihat sangat jahat dan egois,tapi ini semua dia lakukan demi Aisyah agar kekasihnya tidak khawatir dan Aisyah bisa fokus akan sekolahnya. " maaf kan aku Syah,maafkan aku yg sudah egois dan sudah tega menyakiti hati mu,aku cuman tidak ingin kamu khawatir dan tidak fokus akan pelajaranmu." ucap Andre didalam hati.dan tanpa terasa air mata Andre kembali menetes.ya memang Andre belum membuka matanya tetapi hati dan pikirannya selalu sadar bahkan dia dapat mendengar dengan jelas siapapun yg datang dan mengajaknya bicara. *** setelah seminggu lebih Andre koma,kini dia telah sadar namun dia tetap harus menggunakan alat penunjang kehidupan itu. tit..tit..tit..tit bunyi yang siapa saja yg mendengarkan akan merasakan sakit dan perih di hati sekaligus memekak kan telinga. " ndre akhirnya,lo sadar juga.?"tanya Alex sahabat Andre. andre hanya menjawab pertanyaan alex dan sahabatnya hanya dengan anggukan kepala dan senyuman dia nampak malas untuk bicara badan nya terasa lemah tak berdaya. MAAF YA GUYS KALAU CERITA NYA SEMAKIN GAK NYAMBUNG MAKLIM INI CERITA PERTAMA KU. JANGAN LUPA TAP LOVE DAN KOMEN NYA YA BIAR AKU SEMANGAT LANJUTIN CERITA NYA.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN