Angin di taman itu terasa begitu sejuk membuat Renjana makin merasa nyaman duduk di sana. Dihelanya napas panjang sambil duduk bersandar pada kursi taman tersebut. Saat pikirannya masih tertuju pada Dinar tiba-tiba ponselnya berdering tanda satu pesan masuk ke dalam ponsel milik lelaki tampan itu. Pesan tersebut rupanya dari Linda. Dibukanya segera pesan yang masuk tersebut. Ternyata Linda mengirim pesan bahwa dia minta diantar berbelanja oleh Renjana. Setelah membaca pesan dari sang istri, Renjana jadi sadar bahwa dia bukanlah lelaki single yang asyik memikirkan seorang wanita yang saat ini sedang ia kagumi. Renjana telah meminta seorang wanita, putri dari keluarga yang membesarkannya untuk dia jadikan pasangan hidupnya. Pernikahannya dengan Linda pun tidak berlandaskan keterpaksaan a

